Laman

Minggu, 30 Juni 2013

MANUSIA DAN KEADILAN




Adil menurut saya adalah seimbang. Adil juga dapat dikatakan sebagai sesuatu yang kita terima dengan ikhlas. Keadilan di Indonesia menurut saya sangat jauh dari kata pantas. Banyak keadilan yang dapat dibeli. Seorang turis pernah berkata “apa yang tidak bisa dibeli di Indonesia?”

Ya hampir semua hal dapat dibeli di Indonesia mulai dari barang sampai orangpun dapat dibeli di Indonesia. Keadilan juga dapat dibeli di Indonesia. Harga keadilan di Indonesia sangat murah bagi mereka kalangan orang – orang besar. Mereka masih bisa jalan – jalan dan menonton pertandingan olahraga kesukaan mereka saat di penjara.
Bagi mereka masuk penjara hanyalah pindah rumah. Mereka masih bisa menonton acara TV kesukaan mereka. Mereka juga bisa memesan home teater mereka sendiri didalam kamar tahanan. Bahkan masih ada yang sempat membeli alat – alat kecantikan untuk merias wajah mereka.
Bandingkan dengan maling ayam yang dibakar masa. Bayangkan pula dengan seorang nenek yang mencuri sebuah cokelat untuk cucunya, dan akhirnya si nenek diberi hukuman berat hanya karena cokelat.
Koruptor, mereka dapat membeli hukum. Bahkan bagi mereka penjara hanyalah kos – kosan yang suatu saat akan mereka tinggalkan. Jika masa tahanan mereka habis. Menurut saya cara membasmi koruptor adalah dengan metode membasmi serangga. Ya mereka harus dihukum mati layaknya serangga yang diberi racun. Atau ambil semua harta mereka dan bagikan kepada orang yang membutuhkan. Toh hampir semua aset – aset beharga mereka adalah dari uang rakyat.
Jadi  menurut saya perlakukan koruptor seperti serangga yang kotor dan membawa penyakit. Pukul, geprak dan basmi dengan semprotan – semprotan beracun. Yang saya heran adalah seorang maling ayam, jika mereka berada di kantor polisi pasti wajah mereka babak belur dihakimi warga. Tapi kenapa koruptor mereka tidak babak belur saat diintrogasi oleh pihak yang berwajib. Koruptor juga saat diintrogasi mereka disediakan makanan atau minuman. Tapi seorang maling ayam malah disediakan bogem mentah.
Hahahahha. Mungkin ini ciri dari negara kita Indonesia atau mungkin ini sudah menjadi budaya. Oh iya saya lupa kitakan “harus melestarikan budaya”

sumber : ulfamvn.blogspot.com/2013/04/tugas-1-manusia-dan-keadilan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar