Hari minggu tiba. Anak kelas 10 SMA Wijaya Kusuma. Diminta
datang untuk mempersiapakan perlatan dan perlengkapan untuk melaksanakan LDKS.
Di daerah Bogor jawa barat.
Jam 10.00. Anak kelas 10 sudah berkumpul di aula, untuk
diberi pengarahan. Saya sendiri datang sekitar pukul 10.15 baru tiba di
sekolah. Maklumlah udah jadi senior.
Pagar hijau sekolah menyambut kedatangan saya. Tangga kusam
yang biasa menjadi tempat ngumpul saya dan temen-teman, nampaknya sudah mulai
diperbaiki. Cat warna kuning melumuri pegangan tangga tersebut.
Perlahan saya menuju tangga yang masih basah itu. Sedikit
terburu-buru dan hati-hati agar tidak terkena cat basah. Saya berjalan cepat
menuju aula.
Sampai di aula. Terlihat teman-teman mulai sibuk menjadi
perwakilan OSIS dimasing-masing kelompok. Saya sendiri bergabung dengan
kelompok saya. Dengan agak buru-buru saya merapikan kelompok saya, dan memberi
pengarahan kepada kelomok saya. Seperti peralatan dan perlengkapan apa saja
yang harus mereka bawa. Saya sendiri menjadi perwakilan kelompok 4, bersama
dengan teman OSIS lainya yaitu Ardi.
Pengarahan selesai sekitar pukul 14.00. Setelah pengarahan
selesai saya langsung pulang tanpa berkumpul seperti biasa. Ya saya juga harus
siap-siap untuk besok. Sampai di rumah saya langsung menyiapkan peralatan dan
perlengkapan.
Keesokan harinya setelah apel pagi tepat jam 07.30 kami
berangkat. Ada 4 bis waktu itu yang kami sewa. Saya sendiri berada dalam bis
nomor 3 bersama adik kelas dan anggota OSIS lainya. Selama perjalanan yang saya
lakukan hanya satu yaitu “tidur”. Dengan tidur saya dapat beristirahat sejenak.
Perjalananpun menjadi tidak terasa.
Sampai juga akhirnya ditempat LDKS. Tempatnya nampak seperti
bungalo yang menghadap ke jalan besar. Itu memudahkan akses bus untuk masuk ke
bungalo ini. Bungalo ini terbagi menjadi beberapa tempat. Ada taman tidak jauh
dari taman ada lapangan yang cukup luas. Di samping lapangan jika mengikuti
jalan setapak yang sengaja di buat. Terdapat aula yang cukup besar. Di dalam
aula ini ada dua kamar mandi. Aulanya berbentuk lingkaran. Tidak jauh dari
lapangan ada 3 bungalo. Satu bungalo untuk para guru dan dua lainya untuk
murid.
Sesampainya disana kami langsung diperintahkan membentuk
barisan dan melaksanakan apel pagi untuk satu kali lagi. Setelah apel kami
langsung ganti baju untuk mengikuti LDKS.
Kami para anggota OSIS berjalan terlebih dahulu untuk
menentukan posisi dan tugas kami masing-masing. Tugas saya dan Ardi adalah tugas
yang paling menyenangkan. Yaitu kami ditugaskan menjadi pengawas game tong
bocor.
Permainan ini cukup seru karena kami bermain di sugai. Jadi
para siswa harus mengisi air kedalam tong yang sudah kami beri lubang. Ya cuma
itu tugasnya. Selama kami mengawasi dan memberi arahan kami hannya duduk santai
diatas baru kali. Dan memperhatikan junior kami bermain dan membersikan diri
merka disungai.
Lama juga kami menjadi pengawas dalam permainan ini kurang
lebih 4-5 jam kami harus mengawasi adik kelas kami main basah-basahan. Sekitar
puku 17.00 tugas saya sebagai pengewas permainan tong bocor selesai juga. Saya
pergi meninggalkan sungai tempat permainan tong bocor. Saya dan Ardi berjalan
melewati kebun-kebun warga. Bermacam tanaman yang ditanam. Seperti tomat, timun,
melon dan masih banyak lagi.
Saya juga harus melewati jalan setapak di tepi tebing. Itu
karena bungalo yang saya tempati berada diatas tebing itu. Setelah melewati
tebing. saya disambut oleh jalan raya yang sepi. Terlihat anak SMP desa itu
pulang menuju rumah masing-masing.
Menjelang maghrib saya sampai di bungalo. Badan masih kotor
karena lumpur dan debu. Saya beristirahat sejenak di bangku taman di temani
beberapa orang teman yang juga menunggu giliran mandi. Kami berbincang seputar
hari ini. Banyak canda dan tawa yang kami lakukan, untuk menunggu kamar mandi
kosong.
Setelah satu jam. Akhirnya ada beberapa kamar mandi yang
kosong. Saya lansung bergegas mengambil perlengkapan dan peralatan mandi, lalu
masuk kedalam kamar mandi. Selesai mandi kami di kumpulkan ke aula untuk
mendengarkan pidato dari beberapa orang guru. Sepanjang sambutan dan pidato
satu hal yang saya kerjakan yaitu “tidur”. Untuk apa kita mendengarkan
orang-orang berpidato di depan kita sambil marah-marah. Menurut saya itu kurang
kerjaan. Apa mereka menguji mental kita ? “ah masa bodo amat”
Malampun tiba setelah sholat dan makan kami dikumpulkan lagi
di aula. Lalu kami pergi ke taman. Di taman itu kami sedikit bermain dengan
adik-adik kelas. Seru juga permainannya semacam permainan tebak kata, ya
lumayanlah untuk mengusir kantuk yang mulai masuk.
Setelah permainan selesai. Kami pergi tidur. Ya karena saya
sudah banyak tidur, malam itu saya tidak bisa tidur, yang saya lakukan hanyalah
melamun dan mendengarkan lagu sepanjang malam.
Pagi tiba. Jam 05.00 saya bergegas mandi. Karena jam 05.00
pasti baru sedikit siswa yang bangun, namun ada pula yang sudah bangun. Saya
rasa mereka tidak tidur semalaman. Ya wajarlah. Karena permainan tebak kata
semalam selesai jam 02.30. Tanggung untuk tidur.
Setelah mandi saya bercengkrama dengan teman-teman. Sekitar
jam 07.00 kami sarapan. Dan jam 10.30 kami pulang. Cukup lelah juga untuk hari
ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar