Laman

Rabu, 02 Oktober 2013

LDKS SMA



Hari minggu tiba. Anak kelas 10 SMA Wijaya Kusuma. Diminta datang untuk mempersiapakan perlatan dan perlengkapan untuk melaksanakan LDKS. Di daerah Bogor jawa barat.
Jam 10.00. Anak kelas 10 sudah berkumpul di aula, untuk diberi pengarahan. Saya sendiri datang sekitar pukul 10.15 baru tiba di sekolah. Maklumlah udah jadi senior.

Pagar hijau sekolah menyambut kedatangan saya. Tangga kusam yang biasa menjadi tempat ngumpul saya dan temen-teman, nampaknya sudah mulai diperbaiki. Cat warna kuning melumuri pegangan tangga tersebut.
Perlahan saya menuju tangga yang masih basah itu. Sedikit terburu-buru dan hati-hati agar tidak terkena cat basah. Saya berjalan cepat menuju aula.
Sampai di aula. Terlihat teman-teman mulai sibuk menjadi perwakilan OSIS dimasing-masing kelompok. Saya sendiri bergabung dengan kelompok saya. Dengan agak buru-buru saya merapikan kelompok saya, dan memberi pengarahan kepada kelomok saya. Seperti peralatan dan perlengkapan apa saja yang harus mereka bawa. Saya sendiri menjadi perwakilan kelompok 4, bersama dengan teman OSIS lainya yaitu Ardi.
Pengarahan selesai sekitar pukul 14.00. Setelah pengarahan selesai saya langsung pulang tanpa berkumpul seperti biasa. Ya saya juga harus siap-siap untuk besok. Sampai di rumah saya langsung menyiapkan peralatan dan perlengkapan.
Keesokan harinya setelah apel pagi tepat jam 07.30 kami berangkat. Ada 4 bis waktu itu yang kami sewa. Saya sendiri berada dalam bis nomor 3 bersama adik kelas dan anggota OSIS lainya. Selama perjalanan yang saya lakukan hanya satu yaitu “tidur”. Dengan tidur saya dapat beristirahat sejenak. Perjalananpun menjadi tidak terasa.
Sampai juga akhirnya ditempat LDKS. Tempatnya nampak seperti bungalo yang menghadap ke jalan besar. Itu memudahkan akses bus untuk masuk ke bungalo ini. Bungalo ini terbagi menjadi beberapa tempat. Ada taman tidak jauh dari taman ada lapangan yang cukup luas. Di samping lapangan jika mengikuti jalan setapak yang sengaja di buat. Terdapat aula yang cukup besar. Di dalam aula ini ada dua kamar mandi. Aulanya berbentuk lingkaran. Tidak jauh dari lapangan ada 3 bungalo. Satu bungalo untuk para guru dan dua lainya untuk murid.
Sesampainya disana kami langsung diperintahkan membentuk barisan dan melaksanakan apel pagi untuk satu kali lagi. Setelah apel kami langsung ganti baju untuk mengikuti LDKS.
Kami para anggota OSIS berjalan terlebih dahulu untuk menentukan posisi dan tugas kami masing-masing. Tugas saya dan Ardi adalah tugas yang paling menyenangkan. Yaitu kami ditugaskan menjadi pengawas game tong bocor.
Permainan ini cukup seru karena kami bermain di sugai. Jadi para siswa harus mengisi air kedalam tong yang sudah kami beri lubang. Ya cuma itu tugasnya. Selama kami mengawasi dan memberi arahan kami hannya duduk santai diatas baru kali. Dan memperhatikan junior kami bermain dan membersikan diri merka disungai.
Lama juga kami menjadi pengawas dalam permainan ini kurang lebih 4-5 jam kami harus mengawasi adik kelas kami main basah-basahan. Sekitar puku 17.00 tugas saya sebagai pengewas permainan tong bocor selesai juga. Saya pergi meninggalkan sungai tempat permainan tong bocor. Saya dan Ardi berjalan melewati kebun-kebun warga. Bermacam tanaman yang ditanam. Seperti tomat, timun, melon dan masih banyak lagi.
Saya juga harus melewati jalan setapak di tepi tebing. Itu karena bungalo yang saya tempati berada diatas tebing itu. Setelah melewati tebing. saya disambut oleh jalan raya yang sepi. Terlihat anak SMP desa itu pulang menuju rumah masing-masing.
Menjelang maghrib saya sampai di bungalo. Badan masih kotor karena lumpur dan debu. Saya beristirahat sejenak di bangku taman di temani beberapa orang teman yang juga menunggu giliran mandi. Kami berbincang seputar hari ini. Banyak canda dan tawa yang kami lakukan, untuk menunggu kamar mandi kosong.
Setelah satu jam. Akhirnya ada beberapa kamar mandi yang kosong. Saya lansung bergegas mengambil perlengkapan dan peralatan mandi, lalu masuk kedalam kamar mandi. Selesai mandi kami di kumpulkan ke aula untuk mendengarkan pidato dari beberapa orang guru. Sepanjang sambutan dan pidato satu hal yang saya kerjakan yaitu “tidur”. Untuk apa kita mendengarkan orang-orang berpidato di depan kita sambil marah-marah. Menurut saya itu kurang kerjaan. Apa mereka menguji mental kita ? “ah masa bodo amat”
Malampun tiba setelah sholat dan makan kami dikumpulkan lagi di aula. Lalu kami pergi ke taman. Di taman itu kami sedikit bermain dengan adik-adik kelas. Seru juga permainannya semacam permainan tebak kata, ya lumayanlah untuk mengusir kantuk yang mulai masuk.
Setelah permainan selesai. Kami pergi tidur. Ya karena saya sudah banyak tidur, malam itu saya tidak bisa tidur, yang saya lakukan hanyalah melamun dan mendengarkan lagu sepanjang malam.
Pagi tiba. Jam 05.00 saya bergegas mandi. Karena jam 05.00 pasti baru sedikit siswa yang bangun, namun ada pula yang sudah bangun. Saya rasa mereka tidak tidur semalaman. Ya wajarlah. Karena permainan tebak kata semalam selesai jam 02.30. Tanggung untuk tidur.
Setelah mandi saya bercengkrama dengan teman-teman. Sekitar jam 07.00 kami sarapan. Dan jam 10.30 kami pulang. Cukup lelah juga untuk hari ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar